
Sudahkah yang Terbaik Kuberikan?
Saat ini kita berada dalam masa Pra Paskah. Masa Pra Paskah dilakukan dari Rabu Abu sampai Sabtu Sunyi. Fungsi dari masa Pra Paskah adalah untuk menolong umat dalam menghayati kembali anugerah ilahi dalam kebangkitan Kristus yang menghadirkan pembaruan hidup bagi manusia. Anugerah ilahi ini merupakan wujud kasih Allah yang begitu besar bagi manusia. Hal ini terjadi melalui pergumulan, penderitaan, hingga pengurbanan Tuhan Yesus yang berpuncak pada kayu salib. Hanya karena anugerah melalui Tuhan Yesus Kristus, manusia dapat berjumpa dengan Allah, mengalami pemulihan hubungan dengan-Nya, dan penyertaan-Nya yang setia dalam setiap langkah kehidupan. Tidak ada satupun bagian kita, entah dalam kesalehan, kekuatan ataupun hal-hal lain yang menjadi pendorong Allah untuk menyatakan anugerah-Nya. Hal ini terjadi semata-mata karena inisiatif dan kehendak kasih-Nya.
Oleh karena itu, di dalam perjumpaan dan perjalanan hidup manusia bersama dengan Allah yang terwujud karena anugerah, manusia dipanggil untuk memberikan respon. Dengan penghayatan yang benar akan diri sebagai manusia berdosa yang tidak layak menerima segala kebaikan Allah, maka satu-satunya respon yang dapat kita berikan adalah mengerjakan hidup dalam rasa syukur atau terima kasih yang berlimpah kepada Tuhan. Rasul Paulus menasehatkan dalam Roma 12:1 demikian, “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” Paulus menekankan kata “demi kemurahan Allah” untuk menunjukkan bahwa dasar dari segala sikap hidup kita ada pada kemurahan Allah yang mewujud dalam anugerah yang kita terima dan alami. Menurut Paulus, ungkapan syukur atas anugerah Allah itu diwujudkan melalui persembahan yang hidup yaitu persembahan yang terbaik dalam segala hal yang kita kerjakan.
Ketika berbicara mengenai persembahan, maka pikiran kita seringkali mengarah pada persembahan uang yang kita berikan dalam ibadah. Padahal, makna persembahan, sebagaimana yang Paulus nyatakan dalam Roma 12:1 tersebut jauh lebih dalam dan lebih luas daripada sekadar memberi uang. Dalam kerangka meresponi anugerah Allah, persembahan hidup yang kita berikan dilakukan dalam kesadaran bahwa segala sesuatu yang ada pada kita adalah milik Tuhan yang dipercayakan pada kita untuk dipergunakan bagi kemuliaan-Nya di muka bumi dan mengerjakan misi-Nya. Untuk itu, kita harus senantiasa mawas diri, yang terjadi ketika memberikan persembahan Tuhan tidak sedang berpiutang kepada kita, pemberian-Nya kepada kita tidak bersyarat. Ia melimpahkan kasih karunia-Nya tidak dengan syarat. Tuhan hanya menantikan kedatangan kita di hadapan-Nya karena rasa syukur dan terima kasih. Kita juga harus selalu memurnikan hal-hal yang menggerakkan kita dalam memberikan persembahan. Persembahan tidak boleh dilakukan dengan maksud mencari nama, jasa, atau membanggakan diri, baik diri sendiri maupun jemaat atau karena adanya tekanan dari orang lain atau keadaan. Persembahan harus terjadi secara spontan penuh, keluar dari ketulusan hati yang didorong pengalaman anugerah Tuhan yang mewujud dalam kehidupan kita sehingga mau mengambil bagian dalam karya kasih Tuhan bagi sesama.
Dengan dasar pemikiran tersebut, maka mari kita memeriksa persembahan yang sudah kita lakukan. Sudahkah kita memberikan persembahan terbaik dalam hidup kita bagi Tuhan?
Forum Pendeta
Foto: Canva
Informasi Kronologi Perjalanan “Masalah Yasmin” 2001-2021
Majelis Jemaat GKI Jl. Pengadilan 35 Bogor
Jadwal Kebaktian Umum

Kebaktian Umum (On-site)
Pk 07.00 WIB, pk 10.00 WIB, pk 15.00 WIB
Jadwal Kebaktian Remaja dan Pemuda

Kebaktian Remaja 1 (SMP)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Remaja 2 (SMA)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Pemuda
Pk 10.00 WIB
Jadwal Kebaktian Sekolah Minggu

Kebaktian Sekolah Minggu I
Pk. 07.00 WIB – selesai
Kelas Balita pagi
Kelas Kecil 1
Kelas Kecil 2
Kelas Tanggung 3
Kelas Tanggung 4
Kelas Besar 5
Kelas Besar 6
Kebaktian Sekolah Minggu II
Pk. 10.00 WIB – selesai
Kelas Batita
Kelas Balita A
Kelas Balita B



