
Merdeka Untuk Melayani
(Markus 10:42-45)
Dunia memahami kemerdekaan sebagai kesempatan untuk berkuasa. Semakin tinggi posisi seseorang, semakin besar hak yang dimilikinya. Namun Yesus justru membalik cara berpikir itu.
Ia berkata bahwa Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.
Kristus menunjukkan bahwa puncak kemerdekaan bukanlah menguasai orang lain, tetapi mengasihi dan melayani mereka. Salib menjadi simbol paradoks terbesar dalam iman Kristen.
Di sana Yesus tampak lemah, tetapi justru memenangkan kemenangan terbesar atas dosa dan maut. Ia tidak sedang ingin menguasai orang lain dengan tekanan atau ketakutan, melainkan dengan kasih pengurbananNya. Hal ini membukakan mata setiap orang untuk melihat karya kasih Tuhan secara nyata.
Orang percaya dipanggil mengikuti teladan Kristus. Kemerdekaan yang diterima melalui Injil bukan untuk memuaskan diri sendiri, melainkan untuk membangun sesama. Melayani bukanlah kehilangan kebebasan. Justru ketika hidup dipersembahkan bagi Allah dan sesama, manusia menemukan tujuan penciptaannya. Kemerdekaan sejati selalu menghasilkan kasih yang diwujudkan dalam pelayanan.
Pdt. Galvin T. Bartianus
Foto: wisdomonline.org
Jadwal Kebaktian Umum

Kebaktian Umum (On-site)
Pk 07.00 WIB, pk 10.00 WIB, pk 15.00 WIB
Jadwal Kebaktian Remaja dan Pemuda

Kebaktian Remaja 1 (SMP)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Remaja 2 (SMA)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Pemuda
Pk 10.00 WIB
Jadwal Kebaktian Sekolah Minggu

Kebaktian Sekolah Minggu I
Pk. 07.00 WIB – selesai
Kelas Balita pagi
Kelas Kecil 1
Kelas Kecil 2
Kelas Tanggung 3
Kelas Tanggung 4
Kelas Besar 5
Kelas Besar 6
Kebaktian Sekolah Minggu II
Pk. 10.00 WIB – selesai
Kelas Batita
Kelas Balita A
Kelas Balita B




