
Pengharapan Tidak Mengecewakan
Bunga Matahari merupakan bunga yang unik. Sifatnya disebut dengan heliotropisme, yang berarti bahwa ia selalu memutar kepalanya mengikuti arah sinar matahari demi mendapatkan energi untuk bertumbuh. Karena keunikannya, ia menjadi simbol dalam kampanye global “Hari Harapan Internasional” (International Day of Hope) yang berlangsung setiap tanggal 12 Juli. Kampanye global ini terhitung masih baru, yaitu ditetapkan oleh PBB pada tanggal 4 Maret 2025. Prakarsa mengenai Hari Harapan Internasional ini dicetuskan sebagai respon keadaan dunia yang semakin individualistis, penuh konflik, kecemasan mental pasca-pandemi, dan polarisasi sosial yang tajam. Seruannya jelas bahwa setiap manusia membutuhkan pengharapan yang membuatnya tangguh dalam menghadapi tekanan. Harapan juga dapat menjadi pelindung seseorang dalam menghadapi depresi, kecanduan, hingga keinginan untuk bunuh diri.
Ketika berbicara mengenai harapan, sebagai orang percaya tentu hal tersebut tidak asing. bahkan kita dapat mengatakan dengan tegas bahwa “Di dalam Tuhan Yesus, selalu ada harapan”. Hal ini dilandasi dari kenyataan bahwa hal terkelam dalam kehidupan manusia, yaitu keterpisahan dengan Allah, telah ditaklukkan melalui pengurbanan Yesus Kristus. Dengan demikian, tidak ada satu kondisipun yang mampu membuat manusia mengatakan bahwa hidup sudah mentok/habis. Sama seperti bunga matahari yang selalu mengarah kepada sang surya, demikian pula kehidupan orang percaya, senantiasa mengarah dan berfokus kepada Yesus Kristus, sumber kehidupan dan pengharapan.
Hal ini pula yang diajarkan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Kota Roma dalam tulisan Surat Roma 5:5 (TB2), yang berbunyi demikian, “Pengharapan tidak mengecewakan karena kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” Ketika kita menerima pengajaran Paulus ini bukan berarti bahwa segala harapan (atau keinginan) kita akan terpenuhi sehingga kita tidak merasa kecewa. Kita tidak merasa dikecewakan dalam berharap karena kasih Allah yang dicurahkan senantiasa dalam kehidupan oleh Roh Kudus, sehingga ketika berhadapan dengan kondisi/situasi yang tidak menyenangkan, kita tetap dapat melihat kekuatan dan pimpinan Tuhan yang memampukan kita menjalani hidup. Kita dituntun untuk mengalami maksud dan rencana Allah bukan semata-mata pemenuhan kemauan kita. Di situlah, kita diajak dan belajar bahwa hidup yang menaruhkan pengharapannya dalam Tuhan tidak akan dikecewakan.
Jika saat ini, dengan berbagai keadaan, Saudara merasa kecewa terhadap Tuhan, merasa Tuhan tidak mengasihi Saudara karena Ia tidak memberikan yang Saudara inginkan, maka yang perlu kita periksa adalah justru makna keimanan kita kepada-Nya. Sebagai orang yang sudah diselamatkan oleh anugerah, panggilan hidup kita adalah membawa terang pengharapan dalam kehidupan dunia yang sedang bergumul dalam keputusasaan. Bukan karena kita tidak menggumuli hal tersebut, melainkan karena kuat kuasa Tuhan berlaku dalam hidup kita dan memampukan kita. Kita diminta membawa berita “Pengharapan tidak mengecewakan dalam Kristus Yesus.”
Pdt. Esakatri Parahita
Foto: Canva
Informasi Kronologi Perjalanan “Masalah Yasmin” 2001-2021
Majelis Jemaat GKI Jl. Pengadilan 35 Bogor
Jadwal Kebaktian Umum

Kebaktian Umum (On-site)
Pk 07.00 WIB, pk 10.00 WIB, pk 15.00 WIB
Jadwal Kebaktian Remaja dan Pemuda

Kebaktian Remaja 1 (SMP)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Remaja 2 (SMA)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Pemuda
Pk 10.00 WIB
Jadwal Kebaktian Sekolah Minggu

Kebaktian Sekolah Minggu I
Pk. 07.00 WIB – selesai
Kelas Balita pagi
Kelas Kecil 1
Kelas Kecil 2
Kelas Tanggung 3
Kelas Tanggung 4
Kelas Besar 5
Kelas Besar 6
Kebaktian Sekolah Minggu II
Pk. 10.00 WIB – selesai
Kelas Batita
Kelas Balita A
Kelas Balita B



