
Goresan dalam Kehidupan
“Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya” (Amsal 27:17)
Apa yang Saudara rasakan saat mobil, motor, hp, laptop, atau barang lainnya tergores dan mengalami kerusakan atau cacat? Banyak dari kita akan sedih, marah, atau kecewa. Bahkan bisa jadi membuat kita bertengkar, marah dan saling menyalahkan dengan orang yang kita anggap sebagai penyebab dari semua itu. Kemudian, tentu saja ada upaya dari kita untuk memperbaikinya. Lalu bagaimana bila yang tergores itu tubuh kita atau hati kita? Sebagai makhluk sosial yang setiap saat berinteraksi dengan sesama, baik di rumah, sekolah, tempat kerja, gereja atau tempat lainnya, goresan yang menghadirkan luka menjadi sangat mungkin. Bahkan media sosial di mana kita berinteraksi secara tidak langsung sering menghadirkan goresan-goresan luka. Lalu apa yang harus kita lakukan? Penulis Kitab Amsal dalam Amsal 27:17 mengatakan bahwa sebagaimana besi yang menajamkan besi, maka manusia dalam interaksinya akan saling menajamkan. Paling tidak ada tiga hal yang bisa kita pelajari dari Amsal ini dalam relasi atau interaksi dengan sesama.
Gesekan dan Pembentukan: Sebagaimana dua bilah besi digosokkan untuk menghasilkan pisau yang tajam, hubungan antar manusia juga membutuhkan gesekan. Kritik yang membangun, perbedaan pendapat, dan tantangan sering kali terasa menyakitkan pada awalnya, tetapi sangat penting untuk mengikis ego dan kedewasaan karakter.
Pertumbuhan Bersama: Anda tidak bisa menjadi pribadi yang bijak dan kuat sendirian. Melalui komunitas, pertemanan, dan bahkan konflik kecil dengan orang sekitar, kita belajar mengendalikan emosi, mempraktikkan pengampunan, dan mengasah kemampuan komunikasi.
Menghindari Isolasi: Menjauhkan diri dari pergaulan hanya untuk mencari zona nyaman justru membuat hidup kita “tumpul” dan kehilangan kesempatan untuk belajar.
Sudut pandang sebagai orang beriman akan sangat memengaruhi bagaimana kita menyikapi semua goresan-goresan luka dalam hidup. Pengalaman Yusuf dalam Kitab Kejadian 50: 20 bisa menjadi salah satu cermin bagi kita. Yusuf berkata kepada Saudara-saudaranya: “Memang kamu telah merencanakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah merencanakannya demi kebaikan, untuk mewujudkan apa yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup banyak orang.”
Henry Nouwen dalam bukunya: “Yang Terluka, Yang Menyembuhkan: Pelayanan dalam Masyarakat Modern” menuliskan bahwa orang-orang yang pernah tergores dan terluka dalam relasi dengan sesama dan pulih, mereka akan menjadi pemulih bagi orang-orang yang tergores dan terluka. Bukankah luka-luka Tuhan Yesus yang menebus dan memulihkan kita juga?
Pdt. Tri Santoso
Foto: Canva
Informasi Kronologi Perjalanan “Masalah Yasmin” 2001-2021
Majelis Jemaat GKI Jl. Pengadilan 35 Bogor
Jadwal Kebaktian Umum

Kebaktian Umum (On-site)
Pk 07.00 WIB, pk 10.00 WIB, pk 15.00 WIB
Jadwal Kebaktian Remaja dan Pemuda

Kebaktian Remaja 1 (SMP)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Remaja 2 (SMA)
Pk 07.00 WIB
Kebaktian Pemuda
Pk 10.00 WIB
Jadwal Kebaktian Sekolah Minggu

Kebaktian Sekolah Minggu I
Pk. 07.00 WIB – selesai
Kelas Balita pagi
Kelas Kecil 1
Kelas Kecil 2
Kelas Tanggung 3
Kelas Tanggung 4
Kelas Besar 5
Kelas Besar 6
Kebaktian Sekolah Minggu II
Pk. 10.00 WIB – selesai
Kelas Batita
Kelas Balita A
Kelas Balita B



