Belajar dari Dandelion

Pernahkah anda melihat bunga yang berbentuk bulatan putih lembut? Tanaman ini dikenal dengan nama Dandelion atau Jombang. Biasanya, jika ditemukan anak-anak, bunga ini akan ditiup agar rambut-rambut putih yang mengandung biji kecil beterbangan ke segala arah dan memberikan sedikit kesenangan. Setelah tertiup angin, biji-biji ini ada yang jatuh di taman yang subur, ada pula yang mendarat di celah trotoar yang keras dan tandus. Namun anehnya, di manapun ia jatuh, biji ini akan punya cara untuk tumbuh menjadi tanaman yang baru. Bahkan di retakan aspal yang tampak mustahil bagi tanaman lain, dandelion sering kali tetap muncul, mekar, dan menghadirkan warna kehidupan. Tanaman kecil ini seolah mengajarkan bahwa kehidupan baru bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tempat yang paling tidak terduga sekalipun.

Gambaran ini sangat dekat dengan apa yang terjadi pada jemaat mula-mula, seperti yang dicatat dalam Kisah Para Rasul 8:1-4. Saat itu terjadi penganiayaan hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Banyak orang percaya terpaksa meninggalkan rumah, pekerjaan, bahkan kampung halaman mereka. Secara manusiawi, peristiwa ini adalah bencana. Namun Tuhan memakai keadaan yang sulit itu untuk maksud yang jauh lebih besar. Alkitab mencatat bahwa mereka yang tersebar itu justru menjelajah ke berbagai daerah sambil memberitakan Firman Tuhan. Mereka yang dipaksa pergi oleh keadaan, pada akhirnya menjadi alat penyebaran kabar baik ke tempat-tempat yang sebelumnya belum pernah tersentuh oleh Injil. Seperti biji dandelion yang terbawa angin tanpa bisa memilih arah, jemaat mula-mula pun dibawa ke berbagai penjuru yang tidak mereka rencanakan sendiri, namun di sanalah benih Injil justru bertumbuh subur.

Dari peristiwa ini kita diajak untuk merenungkan kembali makna panggilan hidup kita sebagai orang percaya. Kita mungkin kerap berpikir bahwa untuk melayani Tuhan kita harus berada di tempat yang ideal, dengan keadaan yang nyaman dan mendukung. Namun kisah jemaat mula mula mengingatkan kita bahwa Tuhan bisa memakai situasi apapun, bahkan yang terasa berat dan tidak kita inginkan, untuk menumbuhkan kebaikan dan menyebarkan kabar baik. Mungkin saat ini ada yang sedang berada di tempat kerja yang penuh tekanan, di lingkungan baru yang asing, atau dalam keadaan hidup yang tidak sesuai rencana. Namun, jangan buru-buru menganggap itu sebagai kesia-siaan. Bisa jadi justru di sanalah Tuhan sedang menanam kita untuk menjadi berkat bagi orang orang di sekitar. Marilah kita belajar dari dandelion yang tetap bertumbuh dan memberi warna kehidupan di manapun ia jatuh. Sebagai umat yang diutus, kita dipanggil untuk tetap setia membagikan kasih dan kebaikan Kristus, bukan hanya di tempat yang kita pilih sendiri, tetapi juga di tempat-tempat yang mungkin tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Sebab di sanalah, seringkali, kehidupan baru justru mulai bertumbuh.

Pnt. Arnold A. Siburian 

Foto: Canva


Jadwal Kebaktian Umum

Kebaktian Umum (On-site)
Pk 07.00 WIB, pk 10.00 WIB, pk 15.00 WIB



Jadwal Kebaktian Remaja dan Pemuda

Kebaktian Remaja 1 (SMP)
Pk 07.00 WIB

Kebaktian Remaja 2 (SMA)
Pk 07.00 WIB

Kebaktian Pemuda
Pk 10.00 WIB


Jadwal Kebaktian Sekolah Minggu

Kebaktian Sekolah Minggu I
Pk. 07.00 WIB – selesai
Kelas Balita pagi
Kelas Kecil 1
Kelas Kecil 2
Kelas Tanggung 3
Kelas Tanggung 4
Kelas Besar 5
Kelas Besar 6


Kebaktian Sekolah Minggu II
Pk. 10.00 WIB – selesai
Kelas Batita
Kelas Balita A
Kelas Balita B